Friday, January 9, 2015

5 Apa Perbedaan Antara Cuaca, Musim, Dan Iklim?


Banyak orang masih bingung tentang perbedaan antara cuaca, musim, dan iklim, sehingga pemahamannya terkadang rancu dan tertukar-tukar. Ada yang berkata, "Cuaca saat ini sedang kemarau," atau, "Iklim di Eropa saat ini adalah dingin dan bersalju." Bagaimana sebetulnya pengertian yang benar? Kali ini saya akan membahasnya supaya menjadi jelas. 

Pertama-tama, sebelum kita membahas tentang perbedaannya, perlu ditekankan dulu tentang PERSAMAANNYA. Cuaca, musim, dan iklim merupakan KONDISI UDARA (ATMOSFER) di suatu wilayah tertentu. Kondisi udara ini meliputi intensitas sinar matahari, suhu, kelembaban, dan aliran angin.

Sekarang PERBEDAANNYA. Cuaca, musim, dan iklim berbeda dalam hal LAMA WAKTU KEJADIANNYA.

CUACA terjadi dalam waktu paling singkat, terobservasi dalam hitungan HARI. Contoh cuaca adalah cerah, berawan, hujan, hujan es, dan badai. Perhatikanlah bahwa contoh-contoh keadaan atmosfer ini teramati secara harian. Coba ingat-ingat lagi ramalan cuaca di televisi, mereka berkata bahwa cuaca HARI INI cerah, sedangkan cuaca ESOK HARI sedikit berawan, misalnya.

Cuaca: Kondisi Atmosfer Harian

MUSIM terjadi dalam waktu yang LEBIH LAMA daripada cuaca. Musim terobservasi dalam hitungan BULAN. Contoh cuaca adalah kemarau, penghujan, musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Ingat-ingatlah lagi semua musim ini, mereka diamati secara bulanan, bukan?

Di wilayah khatulistiwa, seperti Indonesia, musimnya hanya ada dua dalam setahun, sehingga masing-masing musim terjadi selama 6 bulan. Musim-musim daerah khatulistiwa tersebut adalah:

1) musim KEMARAU (terjadi selama bulan April hingga September) 

2) musim PENGHUJAN (terjadi selama bulan Oktober hingga Maret).

Di wilayah utara dan selatan khatulistiwa, musimnya ada empat dalam setahun, sehingga masing-masing musim terjadi selama 3 bulan. Musim-musim daerah non-khatulistiwa tersebut adalah:

1) MUSIM SEMI
    [21 Maret - 21 Juni (utara), dan 23 September - 21 Desember  (selatan)]

2) MUSIM PANAS
    [21 Juni - 23 September (utara), dan 21 Desember - 21 Maret (selatan)]

3) MUSIM GUGUR
    [23 September-21 Desember (utara), dan 21 Maret - 21 Juni (selatan)]

4) MUSIM DINGIN
    [21 Desember - 21 Maret (utara), dan 21 Juni - 23 September (selatan)]
  
Perhatikan bahwa MUSIM TERDIRI DARI CUACA-CUACA yang memiliki pola tertentu. Misalnya, MUSIM PANAS terdiri dari cuaca harian yang terang, terik, dan kering, sedangkan MUSIM DINGIN terdiri dari cuaca harian yang remang, dingin, dan basah.

4 Musim Di Wilayah Sub-Tropis: Semi - Panas - Gugur - Dingin

IKLIM terjadi dalam waktu yang lebih lama daripada musim. Iklim terobservasi dalam hitungan TAHUN. Contoh iklim adalah tropis, sub-tropis, dan iklim kutub. Iklim lazimnya telah melekat pada identitas suatu wilayah karena iklim merupakan kumpulan pola musim yang khas sebagai satu kesatuan. Misalnya, Indonesia dikenal sebagai negara beriklim tropis karena musimnya hanya 2 (panas-penghujan), sedangkan Inggris dikenal sebagai negara beriklim sub-tropis karena punya 4 musim (panas-gugur-dingin-semi). Kutub utara dan selatan bumi punya iklimnya sendiri, karena wilayah kutub selalu tertutup tertutup es dan selalu super dingin sepanjang tahun.

Iklim Kutub: Putih Es Salju Sepanjang Tahun

Begitulah manusia menciptakan pengklasifikasian kondisi atmosfer menjadi cuaca, musim, dan iklim sehingga mudah untuk dipelajari.

*******
Ditulis Oleh Doni Aris Yudono

Sumber Gambar:

5 komentar:

  1. maksih nih materiny Gan,,, Ngebantu banget wat referensi. kujungi balik donk Komunita guru ilmu dan pengetahuan

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Makasih. Sangat membantu dan mudah difahami

    ReplyDelete
  4. Perbedaan mendasar pertama yang ada di antara iklim dan cuaca adalah tentang periode waktu. Cuaca berarti atmosfer untuk periode waktu tertentu yang sebagian besar jangka waktu pendek yang dapat menjadi cerah, berawan, hangat, dll. Sementara iklim adalah keadaan atmosfer yang berarti atmosfer di tempat tertentu selama jangka waktu yang panjang yang bisa bertahan hingga 30 tahun.

    ReplyDelete
  5. Terimakasih materinya sangat mudah di pahami

    ReplyDelete

 

DETEKTIF FISIKA Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates